AVATAR

Film ini berkisah tentang kehidupan di masa depan di sebuah planet yang bernama Pandora pada tahun 2154. Planet ini dihuni oleh bangsa Na’vi yang layaknya manusia tapi berbadan biru, bermata besar, bertelinga panjang, lebih kuat dari manusia, dan mirip seperti wajah kucing. Mereka hidup seperti manusia purba yang gemar berburu. Yang kemudian, sekelompok orang Amerika mendatangi Pandora dalam sebuah ekspedisi yang hendak mengambil batu berharga bernama Unobtainium yang terkandung di bawah permukaan Pandora.

Jack Sully terlibat dalam ekspedisi ini untuk mengetahui budaya Na’vi, agar dapat membujuk bangsa Na’vi untuk pindah dari daerah tersebut, sehingga tim ekspedisi lebih leluasa untuk mengambil batu berharga yang berada di bawah permukaan planet Pandora tersebut tanpa menimbulkan korban. Seperti biasa dalam film2 lainnya, mungkin kita dapat menebak ceritanya. Yang berawal hanya sekedar menjalani sebuah misi, namun di akhir malah membela kaum yang lemah. Disinilah sisi kemanusiaan Jake Sully dipertontonkan sebagai seorang pembelot dari ras nya sendiri, sekaligus seorang pahlawan.

Untuk mengenal dan memahami bangsa Na’vi lebih dalam, maka Jake diutus dengan menggunakan avatarnya yang memiliki keserupaan fisik dengan fisik bangsa Na’vi sesungguhnya. Jake Sully (Sam Worthington) bertemu dengan Neyfiri, putri kepala suku Na’vi. Maka, muncullah hubungan cinta antarspesies. Kendati kisah cintanya agak janggal (karena antarspesies).

James Cameron sang sutradara berhasil membuat kisah itu sangat halus dan menyentuh. Dengan imajinasi sang sutradara beken, suasana kehidupan Planet Pandora terlihat sangat indah, ditambah dengan musik latar yang dapat menyatukan imajinasi penonton agar film dapat dinikmati yang seolah-olah seperti kehidupan nyata.

Walau film ini masih banyak terdapat kejanggalan seperti gerakan bangsa Na’vi yang masih kaku (alias rekayasa komputer) dan banyak lagi, akan tetapi film ini layak di acungi jempol. Karena semua kejanggalan2 tersebut dapat ditutup oleh imajinasi2 yang ada dalam film itu sendiri.

Ketika anda menonton film ini, salah satu hal yang membuat kita takjub adalah ketika Jake yang menunggangi Ikran, yaitu mahkluk seperti naga terbang dalam dongeng2 picisan, namun sang sutradara dapat membuatnya hidup seperti nyata ditambah dengan lantunan musik yang menyentuh.

Ada hal2 yang bisa ditebak dari film Avatar ini, salah satunya adalah kegunaan Toruk Makto. Bahkan ketika pertempuran pertama usai dan Jake tinggal sendiri, dan ketika dia terbangun untuk mencari Toruk Makto, disana terlihat bahwa Jake tidak memiliki pisau di dadanya, namun ketika sampai di tempat paling rahasia suku Na’vi degan tunggangan barunya yaitu Toruk, tiba2 terlihat di dadanya sudah ada pisau menggantung. Sekali lagi, walau banyak kejangalan2 dalam film ini, sebaiknya abaikan saja, karena sang sutradara dapat menutupnya dengan ide cerita yang menarik, dan anda akan melupakan semua kejanggalan.

Dan James Cameron berjanji, kalau Avatar sukses, maka dia akan membuat kelanjutan cerita ini. Mudah2an oke….dan Terminator 5 kapan yah? Sebentar lagi kan Gubernur California udah gak ngejabat gubernur lagi……u know what I mean….

Tanpa AVATAR, mungkin film-film Hollywood yang masuk ke Indonesia selama tahun 2009 akan garing. New Moon ja lewat….dadah…