FROM PARIS WITH LOVE

Reese (Jonathan Rhys Meyers) bekerja di kantor DuBes AS di Paris, yang sedang mempersiapkan KTT untuk menyambut Menteri Luar Negeri AS utk pertemuan puncak perdamaian Afrika di Paris. Reese kemudian dipromosikan, dan bertugas untuk mengantar Charlie Wax (John Travolta) agen rahasia yang dikirim langsung dari AS untuk misi menggagalkan aksi teroris. Wax berpenampilan seperti preman, botak, suka berkata kasar dan menggunakan kokain dalam pekerjaan untuk memerangi kelelahan. Misi dimulai dengan menguak bandar kokain berkedok rumah makan Cina, dari situ Reese dan Wax mengetahui akses untuk melacak teroris. Nah, itulah misi utama mereka, memberantas teroris yang sedang merencanakan aksi bom bunuh diri di berbagai tempat, termasuk saat KTT akan berlangsung di Paris.

Film ini bukan tentang drama percintaan melainkan film aksi seperti Lethal Weapon atau Bad Boys. Film From Paris With Love ini cukup menarik, menghibur, dan membuat kita lupa akan teh manis hangat yang menunggu di rumah. Film dari sutradara “TAKEN” ini (Pierre Morel) sepertinya mulai memiliki fans baru, karena TAKEN yang dibuatnya sama menariknya dengan “From Paris With Love” ini. Dan tentu saja kedua film “ Taken” dan “FPWL” ini hasil kolaborasi Pierre Morel dengan Luc Besson sang writer.

Kisah cinta dalam film ini tidak lain sebagai bumbu antara Reese dengan tunangannya yaitu Caroline (Kasia Smutniak). Setelah 6 tahun hubungan mereka, ternyata sebenarnya kekasihnya ini adalah kaki-tangan teroris. Dan selama 6 tahun pula Reese dibohongi, bahkan tempat tinggal mereka telah disadap dan ketika Caroline tersudut terbongkarnya siapa dia sebenarnya, Reese pun ditembak dan Caroline segera melarikan diri. Dan akhirnya Caroline ditembak sendiri oleh kekasihnya ini di Kedutaan saat akan melakukan bom bunuh diri. Film ini lumayan penuh dengan intrik-intrik agen rahasia dalam memecahkan kasus yang membuat kita menonton tidak MONOton maupun bosan menikmatinya sampai akhir cerita.

Walaupun udah tergolong tua, namun John Travolta masih oke uy, dan dalam setiap film yang dia bintangi, dia selalu pas dan memiliki penokohan dan karakter yang sesuai dengan filmnya, dan tidak seperti Denzel Washington yang dari jaman film Philadelphia (1993) sampai sekarang, gaya karakternya gitu-gitu wae…..hehehe….

Dan lagi, Travolta tidak segan2 untuk membintangi bbrp film walau sebagai aktor antagonis (peran jahat) sekalipun, seperti Broken Arrow (1996) dan Swordfish (2001), namun tu film tetap oke. Btw, apa hubungan ni film ama From Russia With Love nya Sean Connery  yah? Kgk ada tuh..!!!, mungkin dalam From Bandung With Love ada kali ya……hoho…